Skip to main content

Cara Menulis Ucapan Lebaran Idul Adha

Ucapan selamat lebaran umumnya diucapkan jauh-jauh hari sebelum hari lebaran itu. Penyampaiannya bisa memakai bermacam fasilitas. Hal semacam ini mempunyai maksud supaya perkataan itu di terima serta di baca oleh si penerima sebelum hari H. Umumnya si penerima ucapan lebaran juga senang menerimanya sebelum hari H lebaran.

Ucapan lebaran baik Idul Fitri ataupun Idul Adha umumnya dikirimkan lewat pos pada jaman dahulu hingga saat ini. Walau demikian seiring waktu berjalan, teknologi serta informasi mengalami perubahan sehingga ketika orang menginginkan menyampaikan ucapan lebaran maka mereka dapat melakukan melalui hand phone ataupun internet dsb. Penyampaian ucapan lebaran melalui dunia maya akan terasa cepat sampaidari pada lewat pos.

Jika ucapan lebaran itu di sampaikan lewat layanan pos, umumnya akan sampai pada tempat tujuan beberapa harisetelah pengiriman. Walau demikian ada perbedaan jumlah waktu sampai ke penerima jika ucapan lebaran itu lewat dunia maya seperti sms, telepon langsung, facebook, twitter dsb. Fasilitas dunia maya itu menjadikan waktu penerimaan maupun pengiriman ucapan lebaran semakin cepat sampai pada si penerimanya.

Ucapan lebaran Idul Adha biasanya tidak seramai lebaran Idul Fitri. Namun demikian, ucapan lebaran itu tetap memberi kesan yang menyejukkan saat diucapkan maupun dituliskan untuk di sampaikan. Idul Adha mempunyai kesan tersendiri bagiyang merayakannya. Kisah yang menjadikan hari raya ini istimewa yakni cerita Nabi Ibrahim dengan putranya.

Kisah Nabi Ibrahim dan putranya sebagai latar belakang lebaran Idul Adha termasuk cerita mengagumkan. Banyak pelajaran yang bisa di ambil dari cerita itu. Terkadang dalam mencari kalimat yang dituliskan dalam kartu ucapan lebaran Idul Adha, cerita Nabi Ibrahim dengan putranya jadi fokus perhatian untuk menemukanide kalimat.

Berikut langkah penulisan ucapan lebaran Idul Adha. Meski terkesan sederhana, sebaiknya penulisan ucapan lebaran tersebut coba dilakukan setelah memahaminya. Berikut ini uraiannya :

1. Tepat Sasaran

Tepat sasaran adalah hal pertama yang perlu kita pikirkansaat membuat ucapan. Tujuannya, ucapan lebaran sebaiknya mengerti mengenai makna dan penerima yang dituju. Jangan pernah mengatakan Idul Fitri saat perayaan Idul Adha begitupula demikian sebaliknya. Tepat keadaan juga perlu diperhitungkan. Umpamanya, dengan hadiah kecil yang juga akan diantar pada seseorang cewek idaman hati untuk perkataan lebaran Idul Adha. Dapat digunakan boneka domba kecil serta dapat ditulisi,

Di lebaran Idul Adha ini, bila hatiku jadi domba yang siap dikurbankan, saat telah disembelih juga akan aku serahkan kepadamu utuh.

2. Singkat Kata

Hampir semua orang tahu bila bertele-tele malah akan membuat jenuh si penerima katabicara.com. Tidak perlu panjang lebar keterangan ucapan yang akan diberi. Sesingkat mungkin saja asal maksud tidak meleset atau tidak hilang. Diluar itu, kalimat itu tidak berkesan kaku maupun kurang nyaman. Umpamanya dalam perkataan agak resmi,

Selamat merayakan Idul Adha! Mudah-mudahan kita dapat mengambil hikmah serta arti kurban seperti yang sudah dikerjakan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

3. Jelas Maksud

Maksud ucapan yang diberikan mesti jelas. Tidak harus ucapan itu menerangkan setiap kata yang malah membuat ucapan menjadi sangat panjang dan terkesan biasa saja. Yang penting maksud perkataan jelas tanpa perluditerangkan. Bila Anda mempunyai referensi yang berbeda terdapat kata pengantarnya dulu baru ucapan lebaran, silahkan digunakan. Umpamanya, perkataan lebaran Idul Adha yang pengirimnya tidak ikut merayakan,

Selamat merayakan lebaran Idul Adha, mudah-mudahan menjadikan jalinan kita makin baik.

4. Padat Istilah

Kepadatan istilah akanmenyebabkan kesan mendalam. Ada arti yang beragam juga akan menimbulkan kesan yang berlainan terhadap ucapan lebaran itu. Tetapi, tidak dapat disangkal butuh seni kata dalam membuat ucapan yang memperhitungkan kepadatan ini. Arti yang dipakai sebaiknya arti yang familiar serta gampang dipahami maksud dari istilah itu. Anda bisa menambah perbendaharaan arti anda melalui beragam sumber bacaan, baik dari buku, majalah, artikel dsb. Misalnya,

Ikhlas Idul Kurban semoga akan membimbing kita untuk selalu berada sejalan dengan Nabi Ibrahim serta Nabi Ismail di jalan Allah.

Idul Adha menguji ikhlas dan taat berkurban bila tak mampu tentu tak mesti domba, hanya bisa kuucap doa mudah-mudahan apa yang sudah engkau kurbankan di terima Allah.

Dapat pula, penyajian dikerjakan seperti bentuk pantun atau ungkapan lucu. Misalnya,

Di lebaran Idul Adha ini aku korbankan pulsa untuk kirim sms yang berbentuk perkataan selamat merayakan.

Ke warung terkadang sembari bercanda
Lari pasti bukanlah untuk lomba
lebaran Idul Adha bukanlah pamer harta benda
kukirim selamat lewat SMS walau tanpa ada domba

Tanda orang bersukur yaitu saat ia ingin memberi beberapa harta bendanya pada orang lain dan ada jaminan jika ikhlas akan ditambah berlipat-lipat oleh Allah (ada yang mengatakan hingga 70 kali).

Selamat merayakan Idul Adha dengan ekor domba atau tanpa ada ekor domba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *